Detail Cantuman

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY. H G2P1A0 HAMIL 36 MINGGU, JANIN TUNGGAL HIDUP, INTRAUTERINE, PRESENTASI KEPALA DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN NIMAS YUNIATI KECAMATAN KARANGBAHAGIA TAHUN 2026

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY. H G2P1A0 HAMIL 36 MINGGU, JANIN TUNGGAL HIDUP, INTRAUTERINE, PRESENTASI KEPALA DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN NIMAS YUNIATI KECAMATAN KARANGBAHAGIA TAHUN 2026


Penundaan pemotongan tali pusat Delayed Umbilical Cord Clamping (DCC) meru-
pakan prosedur esensial berbasis bukti yang mengalirkan darah plasenta ke bayi baru lahir. Namun,

dalam praktik klinis sering kali terjadi percampuran antara durasi penundaan pemotongan tali pusat
standar dengan durasi Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pelaksanaan penundaan pemotongan tali pusat pada bayi Ny. H (G2P1A0) di PMB NY,
Kabupaten Bekasi, serta membandingkannya dengan standar rekomendasi WHO dan pedoman

internasional. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitaitif-
observasional pada satu subjek (Ny. H, G2P1A0). Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui

observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi rekam medis kebidanan. Hasil: Bayi lahir secara
spontan (3 Mei 2026, pukul 08.26 WIB), perempuan, menangis kuat, bugar (BB 3.070 gram, PB 48 cm).
Pemotongan tali pusat ditunda hingga proses IMD selesai (durasi ±1 jam). Bayi dan ibu berada dalam
kondisi hemodinamik stabil selama tindakan. Pembahasan: Terjadi kesenjangan durasi (discrepancy);
penundaan yang dilakukan tergolong prolonged cord clamping (±60 menit), jauh melebihi rekomendasi
berbasis bukti (1–3 menit). Meskipun tidak ditemukan komplikasi klinis mendadak pada kasus ini,
pembiaran tali pusat tetap utuh selama 1 jam tidak memberikan manfaat hematologi tambahan yang
signifikan dan berpotensi meningkatkan risiko ikterus neonatal serta menghambat efisiensi asuhan
neonatal esensial. Kesimpulan: Terdapat ketidaksesuaian antara durasi penundaan pemotongan tali
pusat di lapangan dengan standar rekomendasi WHO. Tenaga kesehatan direkomendasikan untuk
membedakan secara tegas alur kerja durasi penundaan pemotongan tali pusat (1–3 menit) dan durasi
IMD (≥1 jam).
Kata Kunci: Penundaan pemotongan tali pusat, bayi baru lahir, inisiasi menyusu dini, asuhan
kebidanan, studi kasus.



Detail Information

Bagian Informasi
Item Type LAPORAN TUGAS AKHIR
Penulis Bibah - Personal Name
Student ID 230201004
Pembimbing Bdn. Ikha Prastiwi, S.SiT., M.Tr.Keb - - Dosen Pembimbing 1
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI 15401
No. Panggil D3 KEP 006 26
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD TEXT
Program Studi
Bahasa Indonesia
Tahun Terbit 2026
Tempat Terbit STIKes Bhakti Husada Cikarang
Doi

  Tags :

Citation

. (2026).ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY. H G2P1A0 HAMIL 36 MINGGU, JANIN TUNGGAL HIDUP, INTRAUTERINE, PRESENTASI KEPALA DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN NIMAS YUNIATI KECAMATAN KARANGBAHAGIA TAHUN 2026.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd

 



Homepage Info

Welcome To Repository STIKes Bhakti Husada Cikarang.

Media Sosial / Kanal

Facebook E-Repository Official
Youtube E-Repository Official
Instagram E-Repository Official

Address

STIKes Bhakti Husada Cikarang
JL.RE Martadinata (By Pass)Cikarang - Bekasi
Website: lib.stikesbhc.ac.id